PENINGKATAN KAPASITAS PENGRAJIN MEBEL & KERAJINAN DI JOMBANG DALAM IMPLEMENTASI & PEMENUHAN PERSYARATAN UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT SVLK PROGRAM KERJASAMA ASMINDO DENGAN FAO FLEGT PROGRAM R.M SYANG DHIVA, JOMBANG 18 – 19 DECEMBER 2018

  • Home / PENINGKATAN KAPASITAS PENGRAJIN MEBEL & KERAJINAN DI JOMBANG DALAM IMPLEMENTASI & PEMENUHAN PERSYARATAN UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT SVLK PROGRAM KERJASAMA ASMINDO DENGAN FAO FLEGT PROGRAM R.M SYANG DHIVA, JOMBANG 18 – 19 DECEMBER 2018

PENINGKATAN KAPASITAS PENGRAJIN MEBEL & KERAJINAN DI JOMBANG DALAM IMPLEMENTASI & PEMENUHAN PERSYARATAN UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT SVLK PROGRAM KERJASAMA ASMINDO DENGAN FAO FLEGT PROGRAM R.M SYANG DHIVA, JOMBANG 18 – 19 DECEMBER 2018

Pelatihan SVLK dalam rangka peningkatan kapasitas UKM mebel dan kerajinan di wilayah Jombang dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 Desember 2018, di rumah makan Syang Dhiva Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Acara dibuka oleh Kepada Dinas Perindustrian Kabupaten Jombang. Dalam Pembukaan, Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Jombang, Imam Sutrisno SH, MM., menyampaikan sangat mendukung upaya-upaya dalam peningkatan kapasitas UKM, khususnya bagi para pengrajin mebel dan kerajinan di wilayah Jombang. Disampaikan juga bahwa diharapkan acara ini dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan para pengrajin dalam turut berpartisipasi dalam perdagangan kayu legal. Dipahami bahwa tuntutan pasar internasional terhadap produk-produk ramah lingkungan terus meningkat oleh karena itu untuk dapat masuk dalam pasar internasional maka para pengrajin mebel dan kerajinan kayu diwilayah jombang harus mampu memenuhi tuntutan pasar internasional, khususnya terkait dengan penggunaan bahan baku kayu, yang jelas asal usul dan legalitasnya. Untuk itu, adanya program kerjasama Asmindo dan FAO dalam pemdampingan SVLK diwilayah Jombang merupakan kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pengrajin di Jombang.

Setalah sambutan dari kepala Dinas Perindustrian selanjutnya sambutan dari Wakil Ketua Umum Asmindo Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga, M. David R. Wijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa Asmindo telah berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kinerja ekspor mebel dan kerajinan nasional, sebagai bentuk kontribusi industri ini terhadap bangsa dan negara. Oleh karena itu, Asmindo akan terus mendorong upaya-upaya untuk meningkatkan kinerja ekspor nasional.

Sambutan terakhi disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Asmindo Bidang Bahan Baku dan Penunjang, yang juga merupakan Ketua Asmindo Komda Jawa Timur, Liem Laurentius, menyampaikan bahwa saat ini mayoritas anggota Asmindo Komda Jawa Timur merupakan eksportir mebel, baik berbahan baku kayu, rotan maupun kombinasi keduanya. Disampaikan bahwa peluang pasar produk mebel kayu dan rotan masih terbuka lebar, baik dipasar domestik maupun ekspor. Asmindo Komda Jawa Timur membuka peluang bagi pengrajin-pengrajin diwilayah Jombang yang berminat untuk bekerjasama dengan para eksportir di Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya guna meningkatkan penjualan mereka. Oleh karena itu, agar produknya dapat diterima pasar, maka para pengrajin harus dapat menjaga kualitas produk, serta memahami desain-desain mebel yang sesuai dengan permintaan pasar.

Pada kegitan diatas terdapat paparan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Asmindo, Indrawan, Koordinator P3HH Pos Jombang, UPT Pelayanan Pengelolaan Hasil  Hutan, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Ismai S.P, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang, Joko Muji Subagyo S.sos, M.si. Untuk melihat papara yang diberikan narasumber dilampirkan
Minutes of Meeting (MoM Capacity Building Jombang).

Leave Comments

7 + 1 =

WhatsApp chat